PERHATIAN : Program COACHING ini hanya untuk mereka yang ingin membangun Bisnis dan Kecerdasan Finansial untuk Kemakmuran.

Business Mastery dengan Coaching

Posted by Asia Coach 06/01/2018 0 Comment(s)

Bagaimana mempertahankan bisnis anda tetap tumbuh pada kondisi apapun ? Hmmm meskipun ekonomi global maupun regional tidak selalu dalam keadaan yang baik,   bukan berarti bisnis anda ikut tergerus. Kalau bisa bertahan atau syukur malah bisa tumbuh, tentu ini adalah harapan semua pebisnis. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah pastikan bahwa seorang pebisnis betul-betul paham akan pola bisnisnya, kapan saat bertahan dan kapan saat bertumbuh. Bila segala pola perputaran bisnis bisa dipahami dan dikontrol dengan baik, maka pebisnis sudah menjadi master dalam bisnisnya, atau istilah kerennya adalah sudah Business Mastery. Goal besar dari Business Mastery adalah bagaimana cara mensistemasikan sebuah bisnis sehingga bisnis itu bisa bekerja, berjalan dan bertumbuh tanpa harus ada business owner di dalamnya.

 

Seorang pebisnis untuk mencapai Business Mastery, hal-hal umum yang bisa dilakukan adalah dengan mengikuti pelatihan, workshop, seminar, mencari literature,  hingga membaca buku-buku bisnis yang memberikan pengetahuan atau kiat-kiat menjalankan bisnis. Misalnya bagaimana cara meningkatkan penjualan? Bagaimana cara melakukan strategi dan kegiatan pemasaran ? Bagaimana cara mengelola Tim ? Hingga bagaimana cara mengatur keuangan perusahaan ? Metode standar  semacam ini bersifat menuntun atau mengarahkan, yang bisa saja belum tentu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh seorang pebisnis dalam bisnisnya.

 

Metode diatas bersifat terlalu general atau umum tetapi belum tentu cocok diterapkan kepada semua pebisnis.  Karena pada prinsipnya setiap pebisnis mempunyai jenis dan karakter yang berbeda sehingga cara mengelolanya pun harus berbeda. Untuk itu diperlukan metode yang tepat dan komprehensif serta personal sehingga bisa diterapkan dengan pas kepada masing-masing pebisnis.

              

Untuk itu, ada  metode sederhana dan praktis yang bisa digunakan agar seorang pebisnis bisa mencapai business mastery yaitu dengan coaching. Apa itu Coaching ? Coaching adalah kemitraan  yang kreatif  antara seorang  Coach dengan Coachee  yang  fokus pada  merancang dan menerapkan  agenda perubahan  yang  positif  dan  berarti dalam kehidupan pribadi, profesional, ataupun bisnis.  Yang menariknya adalah Coaching lebih fokus pada solusi dan pencapaian hal-hal terbaik dimasa mendatang.

 

Coaching  menerapkan  beberapa  metode  dan tools untuk menggali potensi yang dimiliki oleh coachee (orang yang dicoach).  Metodenya adalah coach memberikan sejumlah pertanyaan yang powerfull dan relefan,  lalu coachee memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.  Ada 4 pertanyaan  utama yang  diajukan  oleh seorang Coach kepada Coachee nya, Yaitu : Apa yang benar-benar anda inginkan ? Mengapa hal ini penting ? Bagaimana cara anda mencapainya ? Seberapa besar komitmen anda untuk mencapai hal-hal yang anda inginkan ?

 

Pertanyaan ini diajukan melalui proses tanya jawab secara komprehensif. Dalam proses  tanya jawab ini coach hanya mengajukan pertanyaan-pertanyaan dengan sebisa mungkin tanpa memberikan masukan atau nasehat kepada coachee. Tugas coachee adalah menjawab dengan benar dan jujur setiap pertanyaan yang diberikan, hingga mendapatkan ide-ide baru untuk perubabahan-perubahan yang lebih baik dimasa mendatang, atau istilah kerennya adalah coachee mendapatkan “AHA”.

 

Dari rangkaian  jawaban maka tugas coach adalah merangkai  menjadi rangkaian simpul-simpul atau merajut benang merah. Dengan tool yang ada coach menyambungkan simpul-simpul tersebut yang bisa jadi outputnya adalah sebuah  Business Plan, Bussines Compass, Business Model dan sebagainya.  Sehingga  coachee lebih jelas dalam menentukan tujuan bisnis yang ingin dicapai.

 

Coachee sebagai Subject, bukan Object

 

Biasanya dalam training,  subyeknya adalah trainer dan peserta sebagai obyek. Nah dalam metode Coaching, coach hanya bertugas bertanya atau asking dengan mengajukan pertanyaan yang bertujuan untuk menggali atau mengekplorasi potensi yang dimiliki coachee secara menyeluruh. Salah satu prinsip coaching adalah bahwa setiap manusia mempunya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang selama ini muncul dalam hidup maupun bisnisnya,  Sehingga hasil akhir dari sebuah sesi Coaching adalah bahwa Coachee akan menjadi lebih hebat dari kondisi sebelumnya, karena dapat mengeluarkan potensi terbaik dari dalam dirinya.

 

Seberapa dahsyatkah metode  coaching ini membantu para pebisnis mencapai mastery business?  Ya, metode ini sangat powerfull dalam memecahkan permasalahan bisnis yang dihadapi coachee. Sebagai contoh penulis pernah melakukan sesi coaching dengan salah satu pebisnis Retailer IT Hardware. Sang coachee menginginkan Brand Store lebih dikenal dan dekat di hati dan pikiran pelanggannya, yang pada ujungnya adalah sang coachee menginginkan adanya kenaikan omzet yang signifikan. Pertanyaan yang muncul adalah : Apakah Brand Store anda sesuai dengan keinginan hati dan pikiran pelanggan anda ? Sontak sang coachee atau pebisnis ini tersadar bahwa selama ini dia lebih banyak menggunakan hati dan pikirannya sendiri dan tidak memperhatikan keinginan hati dan pikiran pelanggan. Dan yang lebih memprihatinkan adalah brand yang selama ini dipakai tidak sesuai dengan segment market yang di targetkan.

 

Setelah sang coachee melakukan instropeksi, ternyata brandnya tidak cocok. Lalu  ditemukan fakta bahwa dalam berbisnis si coachee ini lebih mengedepankan idealisme pebisnis ketimbang idealisme pelanggan, jadi lebih mengutamakan ego pribadi daripada keinginan customer.

 

            Nah, karena kesadaran yang timbul secara natural dari dirisendiri,  akhirnya coachee mau berkomitmen tinggi untuk melakukan perubahan mengikuti keinginan pasar atau pelanggan. Pertama kali yang diubah adalah Brand nya, setelah itu coachee melakukan banyak perubahan mulai dari produk, kemasan,store  lay out dan sebagainya untuk mengikuti keinginan pelanggan.  Tentu ini bukan perubahan yang sederhana, tetapi yang menariknya adalah hasilnya juga tidak sederhana,hanya dalam  waktu 4 bulan omzetnya naik 2 kali lipat dari sebelumnya, WOW bukan ? . Hal-hal yang terjadi berikutnya adalah sang coachee menjadi tertantang untuk me-review semua aspek bisnisnya dengan metode Coaching, hingga pada akhirnya adalah bisnisnya makin tumbuh dan sustain, selain itu sang coachee menjadi Business Mastery di industrinya.

 

Sudah banyak sekali contoh coachee yang mendapatkan manfaat luar biasa dari sesi coaching ini, baik yang personal maupun yang corporate. Yang tentu saja terlalu banyak bila harus dituliskan di article ini, untuk itu tunggu saja penulis akan merilis buku yang mengulas bagaimana pebisnis bisa mencapai Business Mastery dengan Coaching. Dan pastikan bahwa anda adalah pembacanya, oke ?

 

             Kelebihan dari metode coaching ini adalah coach sebisa mungkin tidak mengarahkan, memberi  nasihat,  bahkan  tidak fokus pada masalah atau konten, tapi lebih fokus pada solusi. Jadi dengan pertanyaan yang relefan dan impactfull maka coachee akan mendapatkan potensi terbaiknya dalam merancang masa depan yang gemilang. Selain itu, hasil akhir dari sesi Coaching adalah sang coachee akan menjadi orang yang hebat atau luar biasa, sementara coachnya tetap biasa-biasa saja. Hmmm…